DPRD Kaltim Desak PUPR Tindak Cepat Jalan Rusak: “Jangan Tunggu Sampai Ada Korban”
NUSSA.CO, SAMARINDA – Komisi III DPRD Kalimantan Timur mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi untuk segera mengambil langkah konkret dalam menangani kerusakan jalan di sejumlah titik strategis. Perhatian khusus diberikan kepada jalur penghubung antarwilayah yang kini dinilai dalam kondisi memprihatinkan, terutama ruas menuju Kabupaten Kutai Barat.
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Muhammad Samsun, menekankan bahwa kerusakan jalan tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, terlebih dengan meningkatnya risiko kecelakaan saat musim hujan.
“Beberapa titik sudah sangat memprihatinkan. Kalau tidak segera diperbaiki, potensi kecelakaan meningkat. Apalagi saat hujan deras,” ujar Samsun. Jum’at, (9/5/2025).
Menurutnya, jalan bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan urat nadi bagi aktivitas ekonomi, sosial, hingga akses pelayanan dasar masyarakat. Ia pun menolak anggapan bahwa kendala teknis atau anggaran bisa dijadikan alasan untuk menunda penanganan.
Ia juga memperingatkan agar dana yang telah dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur jalan tidak digeser ke program lain.
“Alokasi anggaran untuk jalan tidak boleh diganggu. Jangan sampai sektor krusial ini dikalahkan oleh kegiatan yang kurang mendesak,” ucapnya.
Lebih jauh, Samsun mendesak agar PUPR segera mengerahkan alat berat ke wilayah rawan longsor dan banjir, mengingat kondisi geografis Kalimantan Timur yang rentan terhadap bencana alam.
“Jangan tunggu sampai ada korban. Kalau memang sudah diketahui titik rawan, segera tindak lanjuti,” ungkapnya.
Ia juga mendorong sinergi antara pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah provinsi untuk mempercepat solusi atas kerusakan jalan. Menurutnya, koordinasi lintas wilayah dan lintas instansi mutlak diperlukan agar penanganan bersifat menyeluruh.
“Kerusakan jalan bukan cuma soal kenyamanan, tapi juga menyangkut akses pendidikan, kesehatan, dan distribusi logistik. Jadi ini harus jadi prioritas bersama,” pungkasnya.
Komisi III DPRD Kaltim, sambungnya, akan terus melakukan pemantauan di lapangan serta menindaklanjuti aduan masyarakat mengenai jalan rusak. Ia menegaskan bahwa pengawasan akan diperkuat untuk memastikan pelaksanaan perbaikan berjalan sesuai rencana. (ADV)
Tinggalkan Balasan