Loadingtea

NUSSA.CO, SAMARINDA – Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, menyambut delegasi Taipei Economic and Trade Office (TETO) Taiwan dalam sebuah dialog resmi yang berlangsung di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim.

Pertemuan tersebut menjadi wadah pertukaran pandangan serta penjajakan peluang kerja sama bilateral di bidang ekonomi, investasi, dan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Hasanuddin Mas’ud—yang akrab disapa Hamas—mengapresiasi langkah TETO yang secara aktif membangun relasi internasional dengan daerah-daerah potensial di Indonesia, termasuk Kalimantan Timur.

“Kehadiran delegasi dari luar negeri seperti ini merupakan tanda bahwa Kalimantan Timur memiliki nilai, potensi, dan kemajuan yang dilirik dunia internasional,” ujar Hamas. Selasa, (20/5/2025).

Ia menilai kunjungan ini bukan hanya seremonial, melainkan sinyal penting bahwa Kalimantan Timur semakin diperhitungkan sebagai mitra strategis di kawasan Asia Pasifik. Hamas menekankan bahwa Kaltim harus siap menangkap peluang ini dengan perencanaan kerja sama yang konkret dan berjangka panjang.

“Mereka ingin bertukar pandangan karena melihat ada potensi besar di Kaltim. Ini peluang yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” ucapnya.

Dalam forum tersebut, Hamas mendorong optimalisasi seluruh sektor unggulan di Kaltim—mulai dari sumber daya alam, infrastruktur, hingga sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)—untuk dipromosikan kepada mitra internasional.

“Kita harus bisa menawarkan segala potensi yang dimiliki, mulai dari sumber daya alam, infrastruktur, hingga produk-produk UMKM. Jika dikelola dengan baik, ini bisa memberi dampak langsung pada perekonomian kerakyatan,” ungkapnya.

Dialog ini menjadi awal dari rencana kolaborasi yang lebih luas, termasuk kemungkinan keterlibatan Taiwan dalam proyek-proyek strategis Kaltim, seperti pengembangan jalur kereta api yang menghubungkan Samarinda, Ibu Kota Nusantara (IKN), dan Balikpapan.

Kunjungan delegasi Taiwan ini sekaligus memperkuat citra Kalimantan Timur sebagai wilayah yang terbuka terhadap kerja sama global dan siap menjadi bagian dari peta ekonomi internasional yang dinamis. (ADV)