Diduga, Yelyel “Ganti Bupati” Sumber Kegaduhan
Antisipasi Pengamanan, Debat Ketiga Dinilai Sukses dan Kondusif
NUSSA.CO, TOLITOLI – Meski telah selesai dan ditutup dengan closing statement, arena panggung debat kandidat bupati dan wakil bupati Tolitoli putaran III, meledak gaduh, Jumat (15/11/2024) malam.
Debat yang berlangsung di Gedung Maramba, Kecamatan Baolan itu, tampak riuh ramai karena terjadi adu argumen hingga saling dorong antarpendukung dua pasangan calon.
Bahkan, dalam rekaman video berdurasi 48 detik, nampak sejumlah orang terlibat aksi dorong, adu mulut dan nyaris adu fisik. Beruntung, berkat kekuatan penjagaan ketat tim pengamanan Polri dibantu TNI, kegaduhan massa bisa cepat diredam.
“Woi,…..woi…!@##??,” begitu teriak beberapa orang dalam video yang sempat viral pula di media sosial maupun grup WhatsApp.
Video viral lainnya berdurasi 29 detik juga disorot banyak kalangan, karena di dalam video tersebut nampak salah satu massa pendukung pasangan calon meneriakan beberapakali yelyel “ganti bupati”……”ganti bupati”. Teriakan itu lantas disahuti massa pendukung lainnya.
“Gara-garanya itu, ada yang teriak-teriak ganti bupati beberapa kali, sehingga massa pendukung lainnya tidak terima, dan membalas dengan yelyel berbeda. Saya curiga, itu penyebab keributan terjadi pasca debat kandidat,” ungkap En, sumber terpercaya media ini.
Meski begitu, pengamat sosial dan politik Sulteng Ahmad Pombang menilai, debat kandidat bupati dan wakil bupati Tolitoli sesi ketiga telah berjalan dengan baik.
“Berbeda dari debat pertama dan kedua, debat ketiga ini secara teknis berjalan lebih baik, moderator, panelis maupun pertanyaan yang disajikan jauh lebih baik dan tidak terkesan menyudutkan. Hanya saja, suasana panas massa pendukung yang tidak diduga malah ikut memanas, sementara ruangan cukup sejuk. Kesimpulan saya, sejauh ini debat ketiga sukses, soal kegaduhan itu tidak mempengaruhi hasil debat, dan tim pengamanan telah bekerja dengan baik,” nilainya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Tolitoli AKBP Bambang Herkamto SH didampingi Kasi Humas Polres Tolitoli Iptu Budi Atmodjo menjelaskan, Polres Tolitoli dibantu TNI dan satuan pengaman lainnya, telah allout melakukan pengawasan, pengamanan dan antisipasi terjadinya gangguan kamtibmas selama debat berlangsung.
“Soal keributan itu, kami sudah melakukan upaya pengamanan sedemikian rupa, sehingga tidak sampai meluas. Penilaian kami, debat kandidat berlangsung aman, hanya ada riak kecil, kegaduhan antar massa pendukung, dan itu tidak berpengaruh pada suksenya debat putaran ketiga serta tahapan Pilkada selanjutnya,” ungkap Kapolres. (ham)
Tinggalkan Balasan