Warga Samarinda Kembali Jadi Korban Lubang Tambang, Jasno: Kapan Pemerintah Mau Serius?
NUSSA.CO, SAMARINDA – Warga Samarinda kembali menjadi korban lubang tambang yang dibiarkan menganga. Sabtu (6/6) kemaren, seorang pria berinisial MAW (29) harus meregang nyawa di lubang tambang milik PT Energi Citra Industritama (ECI).
MAW ditemukan tak bernyawa di danau bekas lubang tambang milik PT ECI. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi penyebab meninggalnya MAW.
Mendapati ini, legislator Samarinda, Jasno memberikan respon cepat. Ia menilai peristiwa ini bukan yang pertama, dan menyebut jika pemerintah belum serius menangani hal ini.
“Ini bukan yang pertama tentunya, mau sampai kapan pemerintah berdiam diri?,” ujar Anggota Komisi III DPRD Samarinda ini.
Jasno menyebut, di Samarinda masih banyak pelaku industri pertambangan batubara yang belum menyelesaikan tanggung jawabnya untuk menutup lubang bekas galian yang ditinggalkan terbuka.
“Banyak lagi, dan lokasi terakhir kemaren salah satunya milik PT ECI. Ini kewajiban perusahaan, tapi juga harus dikawal oleh pemerintah dalam hal ini Provinsi dan pusat,” lanjutnya.
Politisi PAN ini juga meminta agar pemerintah segera bertindak mendalami hal ini agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
“Mau sampai kapan? Harus ada tindakan tegas, kalau tidak warga Samarinda akan terus hidup dalam ketakutan karena bahaya selalu disekitar mereka,” tegasnya.
Untuk diketahui, kejadian korban MAW di lubang milik PT ECI merupakan korban ke 4 sejak tahun 2014.
“Jangan sampai masyarakat menduga ada permainan antara pemerintah dan perusahaan, karena kejadian ini bukan yang pertama kalinya di lubang yang sama,” tutup Jasno. (*)
Tinggalkan Balasan