Beasiswa Kaltim Tuntas Akan Diganti GratisPol, DPRD Minta Mahasiswa Tak Panik
NUSSA.CO, SAMARINDA – Program bantuan pendidikan Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) yang digagas di era Gubernur Isran Noor dan Hadi Mulyadi dipastikan akan digantikan oleh skema baru bertajuk GratisPol, di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji.
Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana, menyampaikan bahwa saat ini BKT masih berjalan dengan sistem lama sambil menunggu pengesahan anggaran untuk program baru tersebut.
“Untuk saat ini, program bantuan pendidikan masih berjalan dengan mekanisme lama sambil menunggu ketok palu anggaran dari legislatif untuk program yang baru,” ujar Yenni. Senin, (5/5/2025).
Yenni menegaskan, tidak ada penghentian bantuan selama masa transisi ini. Program BKT tetap dilanjutkan sembari administrasi GratisPol disiapkan.
“DPRD bersama pemerintah provinsi tengah menggodok sistem pembiayaan baru untuk memastikan kelangsungan bantuan pendidikan,” ucapnya.
“Memang banyak mahasiswa yang sudah mendapatkan bantuan dari BKT, tapi sekarang yang ditanyakan itu kejelasan pembayaran ke depan. Jawabannya, ya kita tunggu dulu anggaran disahkan. Kita harus ketok palu dulu, ikuti aturan yang berlaku,” ungkapnya.
Menurut Yenni, program GratisPol sudah resmi diluncurkan oleh Pemprov Kaltim, namun penerapannya masih menunggu proses finalisasi kebijakan dan legalitas anggaran.
Program ini digadang-gadang akan menanggung biaya pendidikan tinggi secara penuh bagi mahasiswa asal Kalimantan Timur yang memenuhi kriteria.
“Program baru ini sudah kita launching kemarin, dan sekarang sedang dalam proses. Targetnya, nanti benar-benar gratis 100 persen untuk pendidikan tinggi,” pungkasnya.
Peralihan dari BKT ke GratisPol menjadi simbol perubahan arah kebijakan pendidikan di Kaltim, yang kini diarahkan menuju pembiayaan penuh tanpa syarat kuota, meski prosesnya masih menunggu pengesahan anggaran. Dalam masa transisi ini, pemerintah dan DPRD berupaya menjaga agar bantuan pendidikan tidak terputus. (ADV)
Tinggalkan Balasan