Loadingtea

NUSSA.CO, SAMARINDA – Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur membawa peluang strategis, namun juga tantangan besar, terutama dalam hal kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM). Menanggapi hal itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur mendorong peran aktif institusi pendidikan tinggi sebagai motor utama penggerak SDM lokal yang unggul dan kompeten.

Anggota DPRD Kaltim, Sigit Wibowo, menilai bahwa kampus-kampus di wilayah tersebut harus lebih progresif dalam merespons dinamika pembangunan IKN. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan dan kapasitas lulusan menjadi hal mendesak yang tak bisa ditunda.

“Institusi pendidikan tinggi tidak hanya menjadi tempat memperoleh gelar, tetapi harus menjadi pusat pengembangan keahlian dan inovasi yang mendukung arah pembangunan nasional,” ujar Sigit. Sabtu, (17/5/2025).

Ia mengingatkan bahwa tanpa kesiapan yang matang, masyarakat lokal berisiko tertinggal dalam kompetisi kerja. Minimnya keahlian yang relevan dengan kebutuhan sektor industri dan pemerintahan di IKN menjadi sorotan serius.

Sebagai contoh keberhasilan, Sigit menyoroti peran Universitas Terbuka yang dinilainya mampu membuka akses pendidikan hingga ke pelosok daerah. Menurut dia, pendekatan ini layak dicontoh oleh kampus-kampus lain.

“Capaian Universitas Terbuka dalam pemerataan pendidikan patut diapresiasi. Kami berharap universitas lain di Kaltim dapat mengembangkan pendekatan serupa,” ucapnya.

Politikus Partai Amanat Nasional itu menegaskan pentingnya sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat. Ia menyebut kolaborasi tersebut krusial untuk menciptakan SDM unggul yang siap bersaing di tengah transformasi wilayah dan ekonomi yang tengah berlangsung di Kaltim.

“Lebih dari sekadar tempat kuliah, perguruan tinggi harus menjadi agen perubahan dan mitra strategis dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan,” tandasnya. (ADV)