DPRD Balikpapan Ingatkan Warga: Beri Jalan Kendaraan Darurat, Jangan Ulangi Insiden Damkar
NUSSA.CO, BALIKPAPAN — Insiden viral mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik BPBD Kota Balikpapan yang menyeruduk sebuah mobil pribadi berwarna merah di Jalan Ahmad Yani, Sabtu malam (12/7/2025), menuai perhatian luas publik. Video rekaman kejadian yang tersebar di media sosial menunjukkan bagaimana mobil Damkar yang sedang melaju dengan sirene aktif justru terhambat hingga berakhir menabrak kendaraan di depannya. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas, khususnya memberi ruang prioritas bagi kendaraan darurat.
Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Laisa Hamisah, menegaskan bahwa mobil pemadam kebakaran, ambulans, maupun kendaraan darurat lainnya sudah diatur dalam undang-undang untuk mendapat prioritas di jalan. “Setiap detik keterlambatan bisa berakibat fatal. Api bisa semakin meluas, pasien dalam ambulans bisa kehilangan nyawa. Karena itu, pengendara wajib memberi jalan,” ujarnya, Selasa (15/7/2025).
Menurut Laisa, insiden ini seharusnya tidak terjadi apabila semua pengguna jalan memahami aturan dan etika berlalu lintas. Ia menekankan bahwa keselamatan warga bergantung pada kelancaran akses kendaraan darurat. “Mobil Damkar bukan sedang jalan biasa. Mereka membawa misi kemanusiaan. Jangan sampai ego pribadi mengorbankan keselamatan banyak orang,” tegasnya.
Politisi PKS ini juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kebakaran hanya sekadar menonton. Kerumunan warga kerap kali mempersempit ruang gerak petugas dan bisa menimbulkan bahaya tambahan. “Beri ruang kerja bagi petugas. Jangan menambah risiko dengan berdiri terlalu dekat,” katanya.
Ia berharap peristiwa yang sempat viral ini bisa menjadi pembelajaran kolektif. DPRD juga mendorong Pemkot Balikpapan bersama aparat kepolisian untuk lebih gencar melakukan sosialisasi tentang prioritas kendaraan darurat. “Harus ada edukasi yang masif. Kita ingin masyarakat semakin sadar, sehingga kejadian serupa tidak terulang di masa depan,” pungkas Laisa. (Adv)
Tinggalkan Balasan