Loadingtea

NUSSA.CO, SAMARINDA – Komisi II DPRD Kalimantan Timur mendorong peningkatan alokasi bantuan keuangan untuk Kota Balikpapan melalui pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Dorongan itu disampaikan dalam kunjungan kerja ke DPRD Kota Balikpapan pada Kamis, 15/5/2025.

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, H Sabarudin Panrecalle, yang memimpin rombongan, mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk perhatian khusus terhadap percepatan pembangunan di Balikpapan. Ia menilai kebutuhan pembangunan kota belum sepenuhnya mampu ditopang oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Balikpapan.

“APBD Balikpapan belum cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan. Jadi, peran provinsi sangat krusial,” ujar Sabarudin. Jum’at, (16/5/2025).

Namun, dalam kunjungan itu, tidak ada anggota DPRD Balikpapan yang hadir karena tengah melakukan kunjungan kerja ke luar daerah. Sabarudin menyatakan pihaknya memahami situasi tersebut.

“Kami berharap bisa dialog langsung, karena mereka yang paling tahu kondisi riil. Tapi kami paham, semua punya agenda masing-masing,” ujarnya.

Kendati demikian, komunikasi antara DPRD Kaltim dan DPRD Balikpapan tetap akan dilanjutkan melalui berbagai jalur.

“Kami akan tetap hubungi lewat telepon atau jalur komunikasi lain. Intinya, kebutuhan prioritas kota harus tetap kami perjuangkan,” ucapnya.

Sabarudin juga menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga legislatif di tingkat provinsi dan kota atau kabupaten agar alokasi bantuan keuangan dapat lebih tepat sasaran.

“Kami harus tahu sektor mana yang paling butuh—entah itu pendidikan, kesehatan, atau infrastruktur,” ungkapnya.

Rombongan DPRD Kaltim diterima secara resmi oleh Sekretariat DPRD Kota Balikpapan. Meskipun tidak bertemu dengan para legislator setempat, Sabarudin memastikan komitmen pihaknya tidak berkurang.

“Kami tetap lanjutkan komunikasi dan perjuangkan Balikpapan agar dapat porsi pembangunan yang layak,” pungkasnya.

Kunjungan ini menjadi cermin kolaborasi antar lembaga legislatif untuk mendorong pemerataan pembangunan di Kalimantan Timur. (ADV)