Empat Lokasi Diusulkan, DPRD Kaltim Siap Sambut Sekolah Rakyat Prabowo
NUSSA.CO, SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyatakan dukungan penuh terhadap program Sekolah Rakyat (SR) yang menjadi prioritas nasional Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Program ini digagas sebagai solusi strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berbasis karakter dan kesetaraan.
Sebagai bentuk kesiapan, Pemprov Kaltim telah mengusulkan empat lokasi calon pembangunan Sekolah Rakyat kepada pemerintah pusat.
Lokasi tersebut berada di atas lahan milik Pemprov Kaltim di Tenggarong (Kutai Kartanegara), lahan milik Pemkab Kukar, Pemkot Samarinda, serta lahan milik Pemkab Penajam Paser Utara (PPU).
Anggota DPRD Kaltim Salehuddin menyambut baik rencana tersebut dan menilai Sekolah Rakyat sebagai pelengkap yang memperkaya ekosistem pendidikan di Kalimantan Timur.
“Sekarang memang itu kita apresiasi ya. Semakin banyak lembaga, apalagi dengan kekhususan tertentu, saya pikir lebih bagus. Ini juga memperkaya metodologi pendidikan kita,” ujar Salehuddin. Senin, (5/5/2025).
Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat bukan untuk menggantikan sekolah formal yang sudah ada, melainkan sebagai pendidikan alternatif yang menjawab kebutuhan lokal dan tantangan zaman. Apalagi jika pendekatannya berbasis alam dan lingkungan.
“Kalau basisnya alam, saya pikir itu sangat cocok dengan Kalimantan Timur, yang notabene merupakan bagian dari paru-paru dunia. Pendidikan yang selaras dengan karakter lingkungan seperti ini penting untuk dikembangkan,” ucapnya.
Program Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah berasrama dengan fasilitas lengkap, yang menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu. Selain pendidikan formal, sekolah ini juga akan menanamkan nilai-nilai nasionalisme, keterampilan hidup, dan pembentukan karakter.
Bagi Salehuddin, pendekatan pendidikan seperti ini penting untuk memperluas akses dan memperkuat daya saing daerah, terutama bagi anak-anak dari kawasan pinggiran dan pedalaman yang selama ini sulit menjangkau layanan pendidikan bermutu.
“Sekolah unggulan tetap harus berbasis pada daya saing daerah. Artinya, kita harus sesuaikan dengan potensi lokal. Ini sah-sah saja menurut saya,” tandasnya.
Dengan empat titik usulan yang telah disiapkan, Kalimantan Timur menjadi salah satu provinsi yang paling siap menyambut realisasi program Sekolah Rakyat. Kini, perhatian tertuju pada respons pemerintah pusat dalam menetapkan lokasi dan waktu pelaksanaan. (ADV)
Tinggalkan Balasan