Kloter Pertama Jamaah Haji Diberangkatkan, Yono Suherman Sampaikan Pesan Spiritual
NUSSA.CO, BALIKPAPAN — Dalam suasana penuh khidmat dan haru, sebanyak 356 calon jamaah haji dari Kota Balikpapan diberangkatkan melalui Embarkasi Haji Batakan, Selasa dini hari. Keberangkatan kloter pertama musim haji 1446 Hijriah/2025 Masehi ini diwarnai tangis haru keluarga yang mengantar, doa-doa tulus, dan semangat spiritual yang begitu mendalam.
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, hadir langsung dalam acara pelepasan tersebut dan menyampaikan pesan hangat serta doa kepada para calon tamu Allah. Ia menekankan bahwa perjalanan haji bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga momentum introspeksi dan penyucian diri yang membawa dampak positif ketika para jamaah kembali ke tanah air.
“Ibadah haji adalah perjalanan jiwa yang sarat nilai. Kami dari DPRD turut mendoakan agar seluruh jamaah diberi kekuatan, kesehatan, dan kelancaran dalam menjalani setiap tahapan ibadah,” ucap Yono dalam sambutannya. Selasa (6/5/2025).
Ia juga menyampaikan bahwa kehadiran unsur pemerintahan dalam momen keagamaan seperti ini bukan hanya seremonial, melainkan bentuk empati, kepedulian, dan dorongan moral yang nyata bagi masyarakat. Yono menilai, perhatian terhadap proses keberangkatan jamaah haji menunjukkan komitmen pemerintah untuk senantiasa hadir dalam aspek spiritual masyarakat.
Suasana mengharu-biru semakin terasa saat para jamaah berpamitan dan menaiki bus menuju Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman. Tangis perpisahan dan pelukan hangat menjadi pemandangan yang tak bisa dihindari, menyelimuti momen suci tersebut dengan aura spiritual yang mendalam.
Selain dari keluarga dan sanak saudara, pelepasan ini juga dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, unsur Forkopimda, dan perwakilan Kementerian Agama. Semua pihak berharap para jamaah dari kloter pertama ini dapat menjadi contoh teladan dalam pelaksanaan ibadah yang tertib dan khusyuk.
Yono menambahkan bahwa DPRD akan terus mendorong perbaikan layanan dan fasilitas ibadah haji di Balikpapan, termasuk bimbingan manasik yang lebih intensif, peningkatan fasilitas kesehatan, serta penyediaan logistik yang memadai baik selama di tanah air maupun saat berada di Arab Saudi.
“Semoga para jamaah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan membawa keberkahan, baik bagi keluarga maupun lingkungan sekitar mereka,” tutupnya. (Adv)
Tinggalkan Balasan