Operasi Mantap Praja Mahakam 2024 Dimulai: 6.284 Personel Dikerahkan
BALIKPAPAN – Kapolda Kaltim, Irjen. Pol. Drs. Nanang Avianto, bersama Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Tri Budi Utomo, memimpin apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Mahakam 2024 di Lapangan M. Yasin Brimob Polda Kaltim, Jumat (23/8/2024). Apel ini dihadiri oleh personel gabungan dari berbagai instansi, termasuk TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, PMI, Bawaslu, KPU, Kejaksaan Tinggi, dan Pengadilan Tinggi.
Dalam arahannya, Kapolda Kaltim menegaskan pentingnya persiapan yang matang untuk menyukseskan Pilkada serentak 2024, yang tinggal menghitung hari. “Dengan waktu yang semakin dekat, kita harus memanfaatkan setiap kesempatan untuk mempersiapkan segala sesuatu dengan baik agar Pilkada di Kaltim dapat berlangsung dengan tertib dan aman,” ujar Kapolda.
Operasi Mantap Praja Mahakam 2024 ini bertujuan memastikan pelaksanaan Pilkada yang berasaskan Luber Jurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil). Operasi ini akan berlangsung selama 126 hari, dimulai pada 26 Agustus 2024. Sebanyak 6.284 personel dikerahkan, terdiri dari 95 personel TNI, 6.000 personel Polri, dan 189 personel gabungan dari berbagai instansi terkait.
Kapolda Kaltim juga memberikan instruksi kepada seluruh personel yang terlibat untuk selalu waspada terhadap perkembangan situasi, baik di tingkat nasional maupun lokal. Ia menekankan pentingnya menjaga penampilan profesional, memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, serta menjaga kesehatan dan keselamatan. “Netralitas adalah fondasi utama. Tidak boleh ada pihak yang merasa diuntungkan atau dirugikan. Kita harus memberikan pelayanan yang adil kepada semua elemen masyarakat,” tegasnya.
Kabid Humas Polda Kaltim, yang turut hadir dalam apel tersebut, menambahkan bahwa keamanan Pilkada merupakan tanggung jawab bersama. “Kerja sama antar instansi sangat diperlukan untuk memastikan setiap tahapan Pilkada berjalan aman, lancar, dan damai,” katanya. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga stabilitas dan keamanan selama proses Pilkada serentak di Kaltim, agar proses demokrasi ini berlangsung tanpa hambatan atau konflik. (*/yes)
Tinggalkan Balasan