Loadingtea

PPU Dirikan 11 Posko Pengamanan, Kapolres: Libatkan Seluruh Stakeholder

NUSSA.CO, PPU — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2025 di halaman Markas Kepolisian Resor (Mapolres) PPU, Kamis (20/3/2025). Apel ini digelar sebagai bentuk kesiapan semua unsur dalam rangka pengamanan momen mudik dan perayaan Lebaran.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres PPU, AKBP Supriyanto, dan diikuti oleh unsur Forkopimda PPU, jajaran TNI/Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, serta berbagai satuan pengamanan dan elemen terkait lainnya.

Dalam keterangannya, Wabup Abdul Waris Muin menegaskan bahwa Pemkab PPU siap bersinergi penuh bersama kepolisian dan seluruh stakeholder untuk mewujudkan suasana aman dan kondusif selama perayaan Idulfitri.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kapolres dan seluruh jajarannya yang telah mempersiapkan pengamanan secara serius. Pemerintah daerah siap mendukung penuh dan bersinergi demi terciptanya keamanan dan kenyamanan masyarakat selama lebaran,” ujar Waris.

Sementara itu, Kapolres PPU AKBP Supriyanto menjelaskan bahwa kegiatan apel merupakan bagian dari kesiapan strategis nasional yang sebelumnya telah dikoordinasikan melalui rapat lintas sektor di tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten.

“Hari ini kita hadir bersama seluruh stakeholder Kabupaten PPU untuk memastikan bahwa seluruh tahapan pengamanan Idulfitri siap dilaksanakan. Mulai dari malam takbiran, salat Ied, hingga arus mudik dan balik,” kata Kapolres.

Ia menyampaikan bahwa sebanyak 11 posko akan didirikan selama masa operasi, terdiri dari:

  • 1 Pos Terpadu,
  • 2 Pos Pelayanan,
  • 8 Pos Pengamanan.

Sebanyak 273 personel Polres PPU akan diterjunkan dan disebar di seluruh wilayah strategis Kabupaten PPU. “Kami berharap masyarakat bisa merayakan Idulfitri dengan rasa aman dan nyaman, baik yang berada di rumah maupun yang sedang melakukan perjalanan mudik,” lanjutnya.

Dalam sambutannya yang mewakili Kapolri, AKBP Supriyanto menyebut bahwa Apel Gelar Pasukan ini juga dimaksudkan untuk mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta memperkuat sinergisitas antar instansi dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2025.

Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat pada libur Lebaran tahun ini diprediksi mencapai 146,48 juta orang, atau sekitar 52% dari total penduduk Indonesia. Jumlah ini diperkirakan bisa bertambah, sebagaimana pengalaman tahun-tahun sebelumnya di mana realisasi pemudik seringkali melebihi perkiraan awal.

Sebagai penanda dimulainya operasi, apel ditutup dengan penyematan pita kepada perwakilan personel pengamanan oleh Kapolres PPU, didampingi Wakil Bupati PPU dan para pejabat Forkopimda lainnya. (Adv/DiskominfoPPU)