Perpustakaan Balikpapan Tingkatkan Layanan Digital, Dorong Literasi Selama Ramadan
NUSSA.CO, BALIKPAPAN – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Balikpapan tetap membuka layanan bagi masyarakat selama bulan Ramadan dengan beberapa penyesuaian operasional. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Balikpapan, Elvin Junaidi, menegaskan bahwa akses literasi tetap menjadi prioritas, meskipun ada perubahan dalam jadwal layanan.
“Kami tetap beroperasi seperti biasa, tetapi ada penyesuaian. Jika sebelumnya kami juga membuka layanan di malam hari, khusus Ramadan layanan malam ditiadakan,” ujar Elvin saat diwawancarai Kamis (13/3/2025).
Kendati demikian, masyarakat tetap didorong untuk memanfaatkan berbagai fasilitas literasi yang telah disediakan, baik secara langsung maupun melalui layanan digital. “Kami memperkuat koleksi buku digital agar masyarakat tetap bisa membaca kapan saja tanpa terikat jam operasional. Ini adalah bagian dari upaya kami dalam mendorong literasi yang lebih luas di era digital,” jelasnya.
Saat ini, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Balikpapan memiliki sekitar 150 ribu koleksi buku dalam berbagai format, baik cetak maupun digital. Buku digital dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang langsung ke perpustakaan.
Selain itu, untuk memperluas akses literasi, pemerintah telah menambah titik baca di berbagai lokasi strategis di Balikpapan. “Kami telah menyediakan enam titik baca yang tersebar di taman, rumah sakit, serta beberapa sekolah. Tiga di antaranya merupakan bantuan dari provinsi,” kata Elvin.
Langkah ini diharapkan menjadi alternatif bagi masyarakat, khususnya pelajar dan anak muda, untuk mengisi waktu menjelang berbuka dengan kegiatan yang lebih bermanfaat. “Banyak anak muda yang menunggu waktu berbuka. Membaca bisa menjadi pilihan yang positif, terutama dengan keberadaan perpustakaan digital yang memungkinkan akses bacaan lebih mudah,” tambahnya.
Dengan berbagai inisiatif ini, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Balikpapan berharap masyarakat semakin aktif dalam membaca dan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan literasi. (Adv/DiskominfoBpp)
Tinggalkan Balasan