PT Bosowa Mangkir, Ketua Komisi III Donggala minta Agendakan Pertemuan Kembali
Donggala, Nussa.co
PT Bosowa Tambang Indonesia (BTI) Mangkir alias tidak mau mengahadiri rapat dengar pendapat dengan komisi III DPRD Donggala Selasa kemarin (18/2) diruang sidang II DPRD
Padahal Undnagan resmi telah dilayangkan sekretariat DPRD ke PT BSI
Namun hingga pukul 15,00 Wita PT BSI tak kunjung tiba dikantro rakyat
“Pak Kades Loli saluran bagaiaman kabarnya PT BSI, karena komiu dekat, tolong konfirmasi kembali, kita mulai saja RDP nya sambil menunggu PT BSI” kata Ketua Komisi III Sudirman saat memimpin RDP yang hanya dihadiri BPBD, Camat Banawa dan Kades Loli Saluran.
Tidak hadirnya PT BSI membuat jalannya RDP tidak berjalan maksimal, RDP hanya di hadiri BPBD, Camat dan kepala desa Loli Saluran,
“Saya sudah komunikasi dengan PT BSI pak dewan, tadi mereka jawab sudah dijalan dan berada desa Loli dondo” kata Kades Loli Saluran Agus Priyono.
Masih menurut kades Loli saluran, bahwa kejadian longsor di desa Loli saluran berbeda dengan yang ada dimedsos.
“Pak dewan kejadian di lapanagan tidak sama dengan yang ada dimedsos”tutur kades Agus priyono.
Pernyataan kades di aminkan oleh camat Banawa Rustam Bahe, menurutnya, sosmed terlalu membesar-besarnya video longsor.
“Kita akan jadwalkan kembali RDP dengan PT Bosowa Indonesia”tutup katua Komisi III Sudirman.
Terpisah ketua DPRD Moh Taufik yang dimintai tanggapan terkait hasil RDP mengatakan kedepan DPRD akan bentuk pansus tentang pertambangan pajak CSR/PPM.
“Insya allah selesai Lebaran idul fitri kita akan bentuk pansus Pertambangan Pajak CSR”singkatnya saat ditemui diruang kerjnya selasa sore (JBX)
Tinggalkan Balasan