Sugiono Anggota DPRD Kaltim Apresiasi Kepemimpinan Andi Harun: Samarinda Harus Jadi Kota Tertata dan Berkembang Pesat
NUSSA.CO, SAMARINDA – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Sugiono, menegaskan bahwa sebagai ibu kota provinsi, Samarinda harus menjadi kota yang paling menonjol dan maju di Kalimantan Timur. Pernyataan tersebut disampaikan setelah menghadiri rapat internal Badan Kehormatan (BK) di Gedung D DPRD Kaltim, Jumat (9/5/2025).
Sugiono memberikan apresiasi atas kinerja Wali Kota Samarinda, Andi Harun, yang baru saja memulai periode keduanya memimpin kota ini. Menurutnya, kepemimpinan Andi Harun telah membawa kemajuan signifikan, khususnya dalam pengendalian banjir yang selama ini menjadi masalah utama bagi warga Samarinda.
“Di masa Pak Andi Harun, banjir bisa diatasi dengan baik. Meski masih ada beberapa titik banjir, tapi tidak signifikan. Air cepat surut, dan proyek pengendalian terus dijalankan,” ujar Sugiono. Jum’at, (9/5/2025).
Sugiono menilai langkah pemerintah kota dalam mengendalikan banjir patut diapresiasi karena telah menunjukkan hasil nyata di lapangan. Berbagai proyek seperti drainase terpadu, normalisasi sungai, dan pembangunan kolam retensi dinilai sebagai langkah konkret yang membawa dampak langsung bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Sugiono mengapresiasi pendekatan pembangunan yang dilakukan oleh Andi Harun melalui konsep Trisula Pembangunan, yang mencakup pengendalian banjir, pembangunan infrastruktur dan tata kota, serta penguatan ekonomi masyarakat. Menurutnya, visi tersebut relevan dengan kebutuhan kota dan aspirasi warga.
DPRD, kata Sugiono, siap mendukung visi tersebut melalui pengawasan dan penganggaran yang akuntabel. Ia menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Kalau semua pihak kompak, hasilnya akan lebih maksimal. Apalagi Samarinda ini etalase Kalimantan Timur, jadi harus tampil sebagai kota yang tertata dan berkembang pesat,” ungkapnya.
Kepemimpinan Andi Harun di periode 2025–2030 menjadi sorotan karena dinilai strategis dalam menjawab berbagai tantangan perkotaan, termasuk peningkatan infrastruktur, penataan ruang, dan ekonomi kerakyatan. Banyak pihak berharap keberhasilan penanganan banjir bisa menjadi batu loncatan bagi keberhasilan program lainnya. (ADV)
Tinggalkan Balasan