Loadingtea

NUSSA.CO, SAMARINDA – Bencana tanah amblas terjadi di kilometer 25 dan 28 Jalan Poros Loa Janan – Balikpapan, mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah rumah warga serta Masjid Hidayatullah di Dusun Tani Jaya, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara. Selain merusak bangunan, pergeseran tanah ini membuat ruas jalan poros menjadi tidak aman untuk dilewati kendaraan.

Hingga saat ini, penyebab pasti dari penurunan tanah tersebut masih belum diketahui. Namun, kejadian ini mendapat sorotan dari Anggota DPRD Kaltim Dapil Kukar, Akhmed Reza Fachlevi, yang menyampaikan keprihatinannya atas dampak sosial dan logistik yang ditimbulkan.

“Jalur ini merupakan akses vital yang menghubungkan dua kota utama di Kalimantan Timur. Ini adalah nadi pergerakan logistik serta mobilitas masyarakat. Jika tidak segera ditangani, dampaknya bisa sangat besar, baik dari sisi keselamatan maupun ekonomi,” ujar Reza. Kamis, (15/5/2025).

Reza juga mengungkapkan kemungkinan penyebab kejadian ini, termasuk struktur tanah, sistem drainase yang buruk, dan aktivitas pertambangan di sekitar lokasi.

“Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kejadian ini, apakah teknis terhadap struktur tanah dan sistem drainase di sepanjang jalur tersebut. Atau kita juga melihat kondisi sekitar karena banyak alih fungsi hutan menjadi tambang, dan nampak secara kasat mata banyak aktivitas crossing batu bara di wilayah tersebut,” tandasnya.

Ia mendesak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera turun tangan melakukan penanganan menyeluruh agar tidak terjadi kerusakan lebih lanjut. Menurut Reza, keterlambatan dalam penanganan bisa memperparah kerugian dan mengancam keselamatan warga.

Lebih jauh, Reza meminta instansi teknis dan pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap potensi longsor di kawasan serupa.

“DPRD Kalimantan Timur siap berkoordinasi dan mendorong percepatan penganggaran maupun pengerjaan perbaikan melalui mekanisme lintas lembaga. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama,” pungkasnya. (ADV)