Loadingtea

NUSSA.CO, SAMARINDA – Warga Perumahan Batu Alam Permai (BAP) mengeluhkan parkir liar kendaraan roda 4 pasca dibukanya cafe Nordu tepat disamping jalan masuk BAP.

Sempat terjadi keributan saat grand opening karena membludaknya kendaraan yang parkir dan menghalangi lalu lintas warga, namun langsung dimediasi antara warga dan pemilik cafe.

Belakangan diketahui, cafe Nordu belum memiliki analisas dampak lalu lintas (andalalin) namun belum ada tindakan tegas dari dinas terkait, dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda.

Hal ini mendapat respon dari wakil rakyat Samarinda, Muhammad Rudi yang merupakan legislator asal daerah pemilihan Samarinda Ulu, tepat lokasi cafe berada.

“Saya sudah dengar laporan dari masyarakat yang terganggu, saat ini sedang kami analisa laporannya, kalau memungkinkan kita akan tinjau kelapangan,” ungkap Rudi, Selasa (9/6).

Politisi asal partai Gerindra ini menyebut akan memeriksa kelengkapan dokumen ijin usaha cafe yang dimaksud. “Kami akan dalami, jika tidak memenuhi ketentuan aturan, ya akan kita sikapi,” lanjutnya.

Rudi mengaku senang iklim berusaha di Samarinda terus bertumbuh ditengah himpitan ekonomi yang terus melemah.

Namun ia menegaskan agar pelaku usaha tetap mentaati aturan yang berlaku. “Pertumbuhan dunia usaha itu bagus, kita dukung. Tapi harus diingat, tetap taat pada aturan, jika tidak ya kami tindak,” pungkasnya. *)